Skincare Pemula Budget 150 Ribu: 3 Produk Dasar dan Cara Membagi Uangnya
Panduan skincare pemula dengan budget 150 ribu: cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Cara membagi budget, memilih produk, dan kapan menambah serum.
Kalau kamu baru mulai skincare, godaan pertamanya adalah membeli banyak produk sekaligus: toner, serum, essence, masker. Dengan budget sekitar Rp150.000, kamu akan dapat hasil lebih baik dari tiga produk dasar yang dipakai konsisten. Artikel ini membahas tiga produk itu, cara membagi budget, dan kapan saatnya menambah produk lain.
Tiga produk dasar
1. Cleanser
Cleanser mengangkat kotoran, minyak, dan sisa sunscreen. Untuk pemula, pilih cleanser yang:
- tidak membuat kulit terasa ketarik atau kesat setelah dibilas,
- tidak berisi butiran scrub,
- tanpa pewangi kuat kalau kulitmu sensitif.
Cleanser gel atau busa ringan cocok untuk kulit normal sampai berminyak. Cleanser krim atau lotion lebih cocok untuk kulit kering. Lihat pilihan di halaman cleanser.
2. Moisturizer
Semua jenis kulit butuh moisturizer, termasuk kulit berminyak. Moisturizer menjaga skin barrier, mengurangi rasa kering, dan membuat kulit tidak memproduksi minyak berlebih karena merasa kekeringan.
- Kulit berminyak: tekstur gel atau gel-krim.
- Kulit kering: krim yang mengandung gliserin, Ceramide, atau petrolatum.
- Kulit sensitif: formula sederhana tanpa pewangi.
Panduan memilihnya ada di moisturizer murah untuk kulit kering. Pilihan produk ada di halaman moisturizer.
3. Sunscreen
Sunscreen mencegah noda gelap, penuaan dini, dan kerusakan kulit akibat matahari. Kalau budgetmu hanya cukup untuk satu produk, banyak dokter kulit akan menyarankan sunscreen.
Pilih SPF 30 ke atas dengan PA+++ atau lebih, dan tekstur yang membuatmu mau memakainya setiap pagi. Panduannya ada di SPF vs PA dan cara pakai sunscreen dan sunscreen murah untuk kulit berminyak.
Cara membagi budget 150 ribu
Pembagian yang masuk akal:
| Produk | Porsi budget | Alasan |
|---|---|---|
| Sunscreen | Paling besar | Dipakai paling banyak, cepat habis, paling berpengaruh |
| Moisturizer | Sedang | Tahan lama, pemakaian sedikit |
| Cleanser | Paling kecil | Hanya sebentar di kulit, formula sederhana sudah cukup |
Sunscreen layak mendapat porsi terbesar karena kamu perlu memakainya cukup banyak, sekitar dua ruas jari setiap pagi. Tabung kecil bisa habis dalam sebulan. Cleanser hanya menempel di kulit beberapa detik sebelum dibilas, jadi cleanser yang lembut dengan harga terjangkau sudah menjalankan tugasnya.
Gunakan harga per ml untuk membandingkan produk, bukan harga per botol. Sunscreen 50 ml yang sedikit lebih mahal bisa lebih hemat daripada 30 ml. Caranya dibahas di cara hitung harga per ml skincare.
Rutinitas harian
Pagi
- Cuci muka dengan cleanser.
- Oleskan moisturizer.
- Oleskan sunscreen.
Malam
- Cuci muka dengan cleanser. Kalau kamu memakai sunscreen tahan air atau makeup, bersihkan dulu dengan micellar water.
- Oleskan moisturizer.
Itu saja. Pakai rutinitas ini setidaknya empat sampai enam minggu sebelum menambah produk lain. Kulit butuh waktu untuk menyesuaikan diri, dan kamu jadi tahu produk mana yang cocok.
Sebelum membeli
- Cek BPOM. Pastikan nomor notifikasi produk terdaftar dan cocok dengan nama produknya. Caranya ada di cara cek BPOM skincare.
- Beli dari official store kalau memungkinkan. Harga yang terlalu jauh di bawah harga resmi patut dicurigai.
- Coba satu per satu. Kalau ketiga produk baru dipakai bersamaan lalu kulitmu bereaksi, sulit mengetahui penyebabnya. Idealnya mulai satu produk, tunggu beberapa hari, lalu tambah yang berikutnya.
- Uji tempel. Oleskan sedikit produk di bawah rahang atau belakang telinga selama dua sampai tiga hari sebelum memakainya di seluruh wajah, terutama kalau kulitmu sensitif.
Kesalahan pemula yang sering terjadi
- Mengikuti rutinitas orang lain mentah-mentah. Rutinitas sepuluh langkah di media sosial dibuat untuk kulit orang tersebut. Kulitmu mungkin cukup dengan tiga langkah.
- Mengganti produk terlalu cepat. Cleanser atau moisturizer yang diganti setiap dua minggu tidak memberi kulit waktu beradaptasi, dan kamu tidak pernah tahu produk mana yang cocok.
- Memakai sunscreen terlalu sedikit. Satu tetes kecil tidak memberi perlindungan sesuai angka SPF di kemasan.
- Tergoda produk dengan klaim cepat. Klaim seperti "putih dalam seminggu" adalah tanda bahaya. Produk seperti itu lebih sering bermasalah, termasuk yang tidak punya nomor BPOM.
- Tidak membersihkan sunscreen di malam hari. Sisa sunscreen dan minyak yang menumpuk bisa menyumbat pori.
Kapan menambah serum
Setelah rutinitas dasar berjalan lancar, kamu bisa menambah satu serum sesuai tujuan:
- Noda gelap atau warna kulit tidak rata: serum Niacinamide atau Vitamin C. Lihat serum niacinamide di bawah 100 ribu.
- Komedo dan kulit berminyak: BHA (Salicylic Acid) dua sampai tiga kali seminggu. Lihat beda AHA, BHA, dan PHA.
- Kulit kering atau kemerahan: serum dengan Hyaluronic Acid, Panthenol, atau Centella.
Tambah satu produk dulu, tunggu beberapa minggu, baru pertimbangkan produk lain. Urutan pakainya ada di urutan skincare pagi dan malam.
Kalau kamu punya jerawat meradang yang banyak, bekas jerawat bopeng, atau kulit yang sangat sensitif, konsultasikan ke dokter kulit sebelum menambah bahan aktif.
FAQ
Apakah pemula perlu toner?
Tidak wajib. Toner berguna kalau ada fungsi tertentu, misalnya hydrating toner untuk kulit kering. Untuk budget terbatas, utamakan cleanser, moisturizer, dan sunscreen.
Apakah boleh langsung memakai serum sejak awal?
Boleh, tapi lebih aman memulai dari rutinitas dasar dulu. Kalau langsung memakai banyak produk dan kulit bereaksi, kamu akan kesulitan mencari penyebabnya.
Berapa lama produk dasar ini habis?
Tergantung ukuran dan pemakaian. Sunscreen biasanya paling cepat habis, sekitar satu bulan untuk 30 ml. Cleanser dan moisturizer umumnya bertahan dua sampai tiga bulan.
Kalau budget hanya cukup untuk satu produk, pilih apa?
Sunscreen. Cuci muka bisa dengan sabun wajah yang lembut yang mungkin sudah kamu punya, tapi perlindungan dari matahari tidak ada penggantinya.