Cara Cek BPOM Skincare: Nomor Notifikasi, Kode NA, dan Tanda Produk Palsu

· 4 menit baca

Cara cek BPOM skincare di cekbpom.pom.go.id dan aplikasi BPOM Mobile, arti kode NA/NC pada nomor notifikasi, dan tanda nomor BPOM dipalsukan.

Nomor BPOM adalah hal pertama yang perlu kamu cek sebelum membeli skincare, terutama kalau belinya online. Nomor ini menunjukkan bahwa produk sudah dinotifikasikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan dan boleh beredar di Indonesia. Cara mengeceknya gratis dan hanya butuh satu sampai dua menit.

Apa arti nomor BPOM pada kosmetik

Untuk kosmetik, termasuk skincare, nomor yang dimaksud adalah nomor notifikasi kosmetik. Pemilik produk wajib mendaftarkan produknya ke BPOM sebelum dijual. Nomor notifikasi berlaku untuk jangka waktu tertentu dan harus diperbarui.

Hal yang perlu kamu pahami: nomor BPOM berarti produk sudah tercatat dan pemiliknya bertanggung jawab atas keamanan dan mutunya sesuai aturan. Nomor BPOM tidak menjamin produk cocok untuk kulitmu atau efektif sesuai klaim di kemasan.

Arti kode huruf pada nomor notifikasi

Nomor notifikasi kosmetik terdiri dari dua huruf diikuti 11 angka, misalnya NA18XXXXXXXXX. Huruf kedua menunjukkan asal produk:

KodeAsal produk
NAAsia, termasuk produk lokal Indonesia
NBAustralia
NCEropa
NDAfrika
NEAmerika

Jadi skincare buatan Indonesia, Korea, atau Jepang sama-sama berkode NA. Kalau sebuah produk mengaku dari Prancis tapi kodenya NA, cek lagi di database. Bisa jadi produk itu memang diproduksi di Asia atas lisensi, bisa jadi juga ada yang tidak beres.

Cara cek BPOM di cekbpom.pom.go.id

  1. Buka cekbpom.pom.go.id di browser.
  2. Pilih kategori produk kosmetik kalau ada pilihan kategori.
  3. Ketik nomor notifikasi lengkap, misalnya NA18XXXXXXXXX. Kamu juga bisa mencari dengan nama produk atau nama merek.
  4. Periksa hasilnya: nama produk, merek, bentuk sediaan, ukuran kemasan, nama pendaftar, dan status atau tanggal berlakunya.
  5. Bandingkan dengan kemasan atau foto produk yang kamu lihat di toko online. Nama, merek, dan jenis produknya harus sama.

Kalau pencarian dengan nomor tidak menemukan apa-apa, coba cari dengan nama merek. Kadang penjual salah ketik nomor di deskripsi. Kalau dengan nama pun tidak ada, anggap produk itu belum terdaftar.

Cara cek lewat aplikasi BPOM Mobile

BPOM juga menyediakan aplikasi BPOM Mobile untuk Android dan iOS. Selain pencarian nomor, aplikasi ini bisa memindai kode 2D pada kemasan produk yang sudah memakainya. Hasil pindaian menampilkan data produk dari database BPOM. Cara ini praktis saat belanja di toko fisik.

Tanda nomor BPOM dipalsukan atau dipinjam

Nomor BPOM bisa disalahgunakan. Beberapa pola yang perlu diwaspadai:

  • Nomor milik produk lain. Nomornya terdaftar, tapi untuk produk yang berbeda, misalnya nomor sabun dipakai untuk krim pemutih.
  • Merek atau pendaftar tidak cocok. Nama perusahaan di database berbeda dengan merek di kemasan, tanpa penjelasan.
  • Nomor sudah tidak berlaku. Masa berlaku notifikasi sudah lewat dan tidak diperpanjang.
  • Kemasan tanpa bahasa Indonesia. Produk impor resmi wajib punya label berbahasa Indonesia, biasanya berupa stiker.
  • Hanya foto nomor tanpa foto kemasan utuh. Penjual tidak mau menunjukkan kemasan lengkap.
  • Klaim berlebihan. "Putih permanen dalam 3 hari" atau "menyembuhkan flek total" adalah klaim yang tidak boleh ada di kosmetik.

BPOM secara berkala mengumumkan daftar kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri, hidrokuinon tanpa resep, asam retinoat, atau pewarna yang dilarang. Daftar ini tersedia di situs resmi BPOM. Kalau kamu melihat merek yang sedang kamu pakai masuk daftar tersebut, hentikan pemakaian.

Tips belanja skincare online

  • Beli dari official store merek atau toko resmi di marketplace kalau bisa. Harga yang jauh lebih murah dari harga resmi patut dicurigai.
  • Simpan foto kemasan saat produk datang, termasuk nomor BPOM dan nomor batch.
  • Cek tanggal kedaluwarsa dan simbol PAO (gambar wadah terbuka dengan angka seperti 6M atau 12M) yang menunjukkan berapa bulan produk aman dipakai setelah dibuka.
  • Kalau setelah memakai produk kamu mengalami ruam, perih hebat, atau bengkak, hentikan dan periksakan ke dokter.

Kalau menemukan produk yang mencurigakan, kamu bisa melaporkannya ke BPOM melalui layanan pengaduan konsumen di situs resminya.

Label BPOM di glowy.id

Glowy.id mencocokkan nomor notifikasi tiap produk dengan data BPOM. Produk yang sudah cocok mendapat label BPOM di kartunya. Kamu tetap bisa mengecek ulang nomornya sendiri dengan cara di atas.

Semua kategori di katalog, mulai dari serum, sunscreen, sampai moisturizer, menampilkan status BPOM ini. Kalau kamu mencari sunscreen dengan budget terbatas, baca sunscreen BPOM murah untuk kulit berminyak.

FAQ

Apakah semua skincare wajib punya nomor BPOM?

Ya. Kosmetik yang diedarkan di Indonesia wajib dinotifikasikan ke BPOM. Produk tanpa nomor notifikasi tidak boleh dijual secara legal.

Apa bedanya kode NA dan NC?

Huruf kedua menunjukkan asal produk. NA untuk produk dari Asia termasuk Indonesia, NC untuk produk dari Eropa. Keduanya sama-sama terdaftar resmi.

Kalau nomor BPOM ada di database, apakah produknya pasti asli?

Belum tentu. Nomor yang asli bisa ditempel di produk palsu. Cocokkan juga nama, merek, dan kemasan, lalu beli dari toko resmi.

Apakah skincare racikan dokter juga punya nomor BPOM?

Obat racikan yang diberikan dokter atau klinik berdasarkan resep untuk pasien tertentu diatur berbeda dengan kosmetik yang dijual bebas. Kalau kamu ragu, tanyakan langsung ke dokter yang meresepkan.

Apa yang harus dilakukan kalau produk saya tidak terdaftar?

Hentikan pemakaian, terutama kalau produk itu berklaim memutihkan dengan cepat. Kalau ada keluhan kulit, periksakan ke dokter, dan laporkan produknya ke BPOM.

bpomkeamananbelanja online

Artikel terkait

Semua artikel →