Niacinamide: Manfaat, Kadar yang Tepat, dan Boleh Dipakai Bareng Apa

· 4 menit baca

Niacinamide untuk wajah: manfaat yang didukung penelitian, kadar 2-10% yang umum, efek samping, dan kandungan yang aman dipakai bersamanya.

Niacinamide muncul di hampir semua kategori skincare: serum, toner, moisturizer, bahkan sunscreen. Kandungan ini populer karena harganya terjangkau, jarang bikin iritasi di kadar rendah, dan cocok untuk banyak jenis kulit. Artikel ini membahas apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan niacinamide, kadar yang masuk akal, dan cara memakainya bersama kandungan lain.

Apa itu niacinamide

Niacinamide (disebut juga nicotinamide) adalah salah satu bentuk vitamin B3. Di kulit, tubuh memakainya sebagai bahan pembentuk NAD dan NADP, dua koenzim yang terlibat dalam banyak proses sel, termasuk perbaikan lapisan pelindung kulit.

Di daftar komposisi, kamu akan menemukannya dengan nama "Niacinamide". Berbeda dengan asam nikotinat (niacin), niacinamide tidak menimbulkan efek flushing yang kuat, jadi lebih nyaman dipakai di wajah.

Manfaat yang didukung penelitian

Beberapa manfaat niacinamide topikal sudah diteliti dalam uji klinis:

  • Skin barrier. Niacinamide membantu kulit memproduksi ceramide dan lipid lain di lapisan terluar. Hasilnya, kulit kehilangan lebih sedikit air dan tidak gampang kering atau perih.
  • Noda gelap. Niacinamide menghambat perpindahan pigmen (melanosom) ke sel kulit di permukaan. Dalam studi, noda gelap dan hiperpigmentasi tampak memudar setelah sekitar 4 sampai 8 minggu.
  • Minyak berlebih. Beberapa studi menemukan produksi sebum berkurang setelah pemakaian rutin, walau hasilnya tidak sama pada semua orang.
  • Kemerahan. Sifat anti-inflamasinya membantu meredakan kemerahan ringan, termasuk kemerahan di sekitar jerawat.

Niacinamide tidak menyembuhkan jerawat sendirian, tidak menutup pori (ukuran pori sebagian besar ditentukan genetik), dan tidak mengubah warna dasar kulit. Niacinamide membuat kulit tampak lebih rata dan pori tampak lebih kecil karena kulit lebih terhidrasi dan tidak terlalu berminyak.

Kadar yang umum dan cara memilih

KadarKeterangan
2%Sering ada di moisturizer dan toner. Cukup untuk menjaga skin barrier.
4-5%Kadar yang paling banyak dipakai dalam studi klinis untuk noda gelap.
10%Umum di serum. Bisa dipakai kulit yang sudah terbiasa.
12-20%Tidak banyak bukti bahwa hasilnya lebih baik. Risiko iritasi naik.

Kalau kamu baru mulai, pilih 2-5%. Kalau kulitmu sudah memakai niacinamide berbulan-bulan tanpa masalah, kadar 10% boleh dicoba. Kadar di atas itu lebih sering menambah risiko iritasi daripada manfaat.

Perhatikan juga total niacinamide dari semua produkmu. Toner 5%, serum 10%, dan moisturizer 4% yang dipakai berurutan membuat kulit menerima jauh lebih banyak niacinamide daripada yang kamu kira.

Efek samping

Niacinamide termasuk kandungan yang ditoleransi baik, tapi bukan tanpa efek samping. Yang paling sering dilaporkan:

  • kemerahan atau rasa hangat sesaat setelah dioles,
  • gatal atau perih, terutama pada kadar 10% ke atas,
  • jerawat kecil yang muncul di minggu-minggu awal.

Kalau reaksi itu tidak hilang dalam beberapa hari, hentikan pemakaian atau turunkan kadarnya. Kalau kulitmu sensitif, punya rosacea, atau sedang dalam perawatan dokter, konsultasikan ke dokter kulit sebelum menambahkan produk baru.

Boleh dipakai bareng apa

Niacinamide termasuk kandungan yang paling fleksibel untuk dikombinasikan.

  • Hyaluronic acid dan ceramide. Kombinasi yang umum untuk hidrasi dan skin barrier. Lihat Hyaluronic Acid dan Ceramide.
  • Retinol. Niacinamide sering dipakai bersama retinol karena membantu mengurangi kekeringan dan iritasi yang muncul di awal pemakaian retinol. Lihat Retinol.
  • Vitamin C. Anggapan bahwa niacinamide dan vitamin C saling menetralkan berasal dari pengujian lama dengan bentuk bahan mentah dan suhu tinggi. Dalam pemakaian sehari-hari, keduanya bisa dipakai di rutinitas yang sama. Kalau kulitmu memerah, pisahkan pagi dan malam.
  • AHA dan BHA. Bisa dipakai di rutinitas yang sama. Kalau kulit terasa perih, pakai eksfolian di malam yang berbeda.
  • Sunscreen. Wajib di pagi hari, karena manfaat niacinamide untuk noda gelap akan sia-sia kalau kulit terus terpapar matahari tanpa perlindungan.

Kombinasi yang perlu diatur lebih hati-hati dibahas di kandungan skincare yang tidak boleh dicampur.

Urutan pakai

Niacinamide paling sering datang dalam bentuk serum berbasis air, jadi pakai setelah toner dan sebelum moisturizer. Kalau niacinamide ada di moisturizer, ikuti urutan moisturizer saja. Prinsipnya, produk paling encer dulu, paling kental terakhir, lalu sunscreen di pagi hari. Penjelasannya ada di urutan skincare pagi dan malam.

Produk niacinamide di katalog

Glowy.id mencatat kadar niacinamide sesuai deskripsi penjual, nomor BPOM, dan harga per ml tiap produk. Halaman Niacinamide memuat semua produk yang berisi kandungan ini. Kalau budgetmu terbatas, baca juga serum niacinamide di bawah 100 ribu.

FAQ

Apakah niacinamide boleh dipakai setiap hari?

Boleh. Niacinamide bisa dipakai pagi dan malam setiap hari. Kalau kulitmu baru mengenal niacinamide, mulai sekali sehari selama satu sampai dua minggu.

Kenapa wajah memerah setelah pakai niacinamide?

Kemerahan biasanya muncul pada kadar tinggi atau pada kulit yang sedang iritasi. Coba produk dengan kadar 2-5%, atau pakai di atas moisturizer. Kalau tetap memerah, hentikan.

Apakah niacinamide bikin jerawat?

Niacinamide tidak dikenal sebagai penyebab jerawat. Jerawat kecil yang muncul setelah memakai serum baru lebih sering berasal dari bahan lain dalam formulanya atau dari iritasi karena kadar terlalu tinggi.

Apakah niacinamide aman untuk ibu hamil?

Niacinamide topikal umumnya dianggap aman selama kehamilan. Tetap konsultasikan ke dokter kandungan atau dokter kulit sebelum memulai produk baru. Lihat juga skincare untuk ibu hamil.

Berapa lama hasil niacinamide terlihat?

Untuk kulit yang lebih lembap, bisa terasa dalam beberapa hari. Untuk noda gelap dan minyak berlebih, studi biasanya mengukur hasil setelah 4 sampai 12 minggu.

niacinamideserumskin barrier

Artikel terkait

Semua artikel →